ISLAM AGAMAKU, ALLAH TUHANKU, MUHAMMAD NABIKU. WIJAYA MATRI WIRA, WICAK SANENG NAYA. (CERDAS MENGGUNAKAN PIKIRAN, BERANI MEMBELA YANG BENAR). DK.SIPIK - RT.01/RW.02 - DS.KALANGSONO - KEC.BANYUPUTIH - KAB.BATANG - JAWA TENGAH - INDONESIA. HP.0858 8287 0180 (KAMI MELAYANI KONSULTASI SEPUTAR SEPIRITUAL DAN KEHIDUPAN).
Monday, 15 September 2014
Jenis-jenis Daya yang di miliki Manusia
Di bagi dalam 4 jenis daya yang berada dalam diri manusia , yakni :
Daya dari pusat atau latifah atau ingsun yakni syaraf rasa yang berada dalam kulit daging dan bersentral pada titik tertentu yakni antara 2 alis mata, pusat dada, bawah pusar dan pada telapak tangan
Daya dari sedulur papat yaitu kakang kawah adhi ari-ari, darah ibu dan puser (potongan tali pusat )
Daya dari sedulur pancer (bayang-bayang manusia ) atau kumayan
Daya batin manusia ( cipta, rasa dan karsa)
Daya dari pusat inti latifah ada pada 7 tempat yakni :
Adhara terletak di atas dubur
Adhisthara terletak diantara kemaluan dan pusar
Manipura terletak pada pusar
Anchara terletak pada dada (hati)
Wisudhi terletak pada tenggorokan
Ayana terletak diantara 2 alis mata
Sahasraya terletak pada ubun-ubun (puncak otak)
Ketujuh puncak daya itu di sebut padma atau cakra (putaran) dan semuanya menyatu dalam putaran yang terus menerus melalui 3 pusat syaraf (nadi). Urat syaraf pokok berada pada jalur tulang belakang, dimulai dari bawah naik ke atas menembus pusat-pusat mitis tadi dan berakhir diantara alis. Dua urat syaraf yang lebih kecil melingkar seperti lingkaran ular , dari kiri ke kanan dan yang lain dari kanan ke kiri . Keduanya melingkar naik ke atas menuju tempat diantara kedua alis dengan melingkari tiap pusat mitis tanpa menembusnya sampai keduanya bertemu di tempat diantara kedua alis , lalu berpisah lagi, yang satu dari sisi kiri memasuki lubang hidung kiri sedangkan yang lain dari sisi kanan memasuki lubang hidung kanan. Menurut kepercayaan sedulur papat itu setiap 35 hari sekali di berikan makanan berupa jenang merah putih, jajanan pasar, dan sesuai weton kelahiran dan sebelumnya di dahului dengan mengurangi tidur dan berpuasa.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment